Satu regu pasukan khusus Amerika Serikat tengah melakukan proses evakuasi terhadap rekannya yang terluka . (Kredit: spesial)
Rotepost.com | TEHRAN – Menjelang dilakukannya agresi darat pasukan gabungan AS-Israel ke dalam wilayah Iran. Sejumlah kemenangan pertempuran mewarnai hari ketiga di April 2026 ini, di mana pasukan Garda Revolusi Iran berhasil merontokkan dua pesawat tempur dan sebuah helikopter angkut serbaguna milik Angkatan Udara Amerika Serikat dalam satu hari yang sama.
Kemenangan pertama terjadi ketika artileri pertahanan udara Iran berhasil merontokkan satu pesawat tempur jenis F-15E Strike Eagle di wilayah udara Iran. Dalam rekaman video amatir terlihat dengan jelas puing-puing dan kursi pelontar kedua penerbang tempur yang diketahui merupakan bagian dari skadron Angkatan Udara Amerika Serikat di Eropa.
Komando Pusat AS menjelaskan bahwa pihaknya berhasil mengevakuasi salah satu dari kedua pilot tempur, sementara seorang penerbang tempur lainnya masih dalam proses pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Dari rekaman video amatir yang beredar di media sosial jelas terlihat sebuah pesawat C-130J Super Hercules AU-AS sedang melakukan terbang rendah mencari salah satu dari kedua pilot pesawat tempur yang masih belum ditemukan. Selain Hercules, terpantau juga dua helikopter angkut serbaguna jenis AH-60 Blackhawk sedang bermanuver terbang rendah berpatroli di sekitar lokasi insiden tertembaknya F-15E tersebut.
Tidak berapa lama pihak militer Iran kembali menyatakan bahwa salah satu dari Blackhawk milik militer AS tersebut jatuh terbakar di udara setelah disengat tembakan dari rudal pertahanan udara Iran.
Sementara itu, di Selat Hormuz tepatnya di sebelah selatan pulau Hormuz, sebuah pesawat serang darat milik AU AS, jenis A-10 Warthog mengalami nasib naas setelah dihantam rudal pertahanan udara Iran. Menurut keterangan yang disampaikan komando pusat AS, pilot pesawat ini berhasil diselamatkan dan telah dievakuasi ke salahsatu rumah sakit militer di Kuwait.(*)
