Rotepost.com | TEHRAN – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi, Minggu (31/5/2026) mengatakan bahwa diskusi dan komunikasi antara Iran dan Amerika Serikat masih berlangsung. Araqchi memperingatkan semua pihak agar tidak melakukan spekulasi, bahwa hasil pembicaraan tidak dapat dinilai sampai hasil yang jelas tercapai.
Sementara itu, Juru Bicara Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri, Dewan Syura Iran, Ebrahim Rezaei, kepada televisi pemerintah Iran mengatakan bahwa Teheran tidak memandang dirinya berada pada posisi lemah dalam hubungannya dengan Amerika Serikat.
Ia menambahkan bahwa meskipun Washington telah mundur pada beberapa kesempatan, posisi mereka yang berubah-ubah dan tidak konsisten membuat sulit untuk menarik kesimpulan pasti tentang pendekatan mereka terhadap negosiasi.
Menanggapi perkembangan regional baru-baru ini, Rezaei menggambarkan operasi di Teluk sebagai langkah pencegahan oleh Iran, memperingatkan bahwa setiap upaya untuk memberlakukan blokade tidak akan dibiarkan begitu saja. Ia menambahkan bahwa masalah militer tetap menjadi tanggung jawab lembaga-lembaga bersenjata Iran.
Rezaei juga menegaskan kembali dukungan Iran untuk Lebanon, mengatakan Teheran tidak akan meninggalkan negara itu dan menekankan bahwa Lebanon memiliki kepentingan strategis yang sama bagi Iran seperti halnya Iran bagi dirinya sendiri.(*)
